Google

NewsJanuary 30, 2008 6:41 pm

Kuala Lumpur (ANTARA News) - The Indonesian government conferred "Satyalancana Dharma Nusa" medals on 23 Malaysian nationals who served in the Aceh Monitoring Mission (AMM) in Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) in the recent past.

The medals were presented to the deserving Malaysians by the charge d`affaires at the Indonesian Embassy in Kuala Lumpur, Tatang B Razak, at the embassy on Tuesday.

"The Satyalancana Dharma Nusa medal is the highest distinction the Indonensian government can grant to military personnel and civilians who have done meritorious work in maintaining security and order in Indonesia," Tatang said.

"These medals are presented as an expression of Indonesia`s gratitude and appreciation for the Malaysian nationals` participation in AMM which contributed significantly to the peace process in Aceh. AMM has been deemed successful in laying a strong foundation for development in Aceh in efforts to make justice and prosperity prevail in the life of the people of Aceh," he said.

Beside Malaysia, the medals were also granted to citizens of a number of other countries, including Austria, the Netherlands, the Philippines and Brunei Darussalam who had taken part in AMM.

In the meantime, the Malaysian delegation`s chairman, Lt Col Abdul Rahman, expressed his happiness about receiving a medal.

"I extend my great thanks to the government of Indonesia for this kind of appreciation. Of the three assignments as international troops in foreign countries, this is the first time for me to get such a distinction," said Rahman who was once also sent to Bosnia.

"I hope Aceh will become a place of learning for Malaysians wishing to know more about Islam," said Rahman who was assigned in Aceh for 10 months as a member of AMM after Indonesia and the Free Aceh Movement (GAM) signed a peace deal in Helsinki in August 2005. (*)

 

 


NewsJanuary 22, 2008 12:29 am

Kunjungan Bill Gates, tokoh nomor satu perusahaan pemilik teknologi software terbesar dunia Microsoft, ke Indonesia masih belum pasti.

Kehadirannya masih akan tergantung pada kepastian pelaksanaan acara Government Leadership Forum tahun ini.

Public Relations Manager PT Microsoft Indonesia Mona Monika mengatakan pihaknya menghendaki GLF yang biasa menghadirkan Gates sebagai pembicara bisa digelar di Jakarta, Indonesia tahun ini.

"Tahun lalu acara ini digelar di Beijing China dan sebelumnya di India, kami berharap tahun ini bisa di Jakarta. Ini masih proses dan masih terlalu awal," katanya kepada Bisnis hari ini.

Sejumlah instansi pemerintah dari departemen maupun kementerian memberi dukungan agar penggelaran acara yang akan digelar Mei 2008 itu dapat terlaksana di Jakarta.

Acara itu juga dinilai sejalan dengan kampanye Visit
Indonesia Year 2008.

Jika acara itu berhasil terlaksana di Jakarta, maka kunjungan Gates juga menjadi kunjungan balasan menyusul kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke kantor pusat Microsoft di Redmont Washington AS pada 2005.

Seorang praktisi TI menilai jika kunjungan itu terlaksana maka Gates yang mensosialisasikan pentingnya TI bagi perekonomian suatu negara akan memberi dampak positif bagi Indonesia.

"Kunjungannya akan menunjukkan perhatiannya terhadap keamanan investasi di Indonesia dan bahkan membangkitkan semangat untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia," ujar eksekutif yang mendengar kabar kehadiran Gates itu.

Di bidang SDM, Microsoft telah menggelar program software khusus pendidikan US$3 di Beijing, China pada April 2007 sebagai bentuk kontribusi Microsoft dalam memberikan kesempatan pengembangan masyarakat di negara berkembang.

Strategi serupa diperkirakan juga ditawarkan kepada Pemerintah Indonesia namun pemerintah saat ini belum menjajaki program pembelian software murah itu.

Sementara itu, di sektor bisnis, Microsoft meningkatkan dukungannya memfasilitasi inovasi bisnis.

Ketua Asosiasi Peranti Lunak Indonesia Djarot Subiantoro sebelumnya mengatakan di luar India, ada negara lain di Asia yang juga kaya potensi.

"China juga lebih dominan. Jika Indonesia tidak cepat [menangkap peluang] akan tertinggal."

Dia mengatakan pada 2010 jumlah pengembang software Indonesia diproyeksikan akan mencapai 10 kali lipat, sehingga akan dapat menyerap tenaga kerja lebih
dari 300.000 sumber daya manusia lokal. Sementara itu, China mempunyai potensi pertumbuhan ahli software yang tinggi yaitu 600.000 orang per tahun.

Pengembang software di RI disarankan tidak jalan sendiri dan mulai berpikir global dengan menunjukan kemampuan, menyesuaikan standar, memperbanyak sertifikasi dan lainnya.


News, Advertlets 12:24 am

New on Advertlets.com

So we’re especially happy and excited to announce that we have a new ad campaign that wishes to target blog readers of Bahasa Malaysia and Chinese language blogs! If your blog is in BM or Chinese, please drop us your URL here for consideration to be included in this campaign.

Bahasa Malaysia + chinese language Blogger Wanted 

for more information, check here 


AdvertletsJanuary 17, 2008 10:49 am

Today i submit to earning money from advertlets.

Earnings / Cash Out History 

Blogger payments are processed at the end of every month. Please submit your cashout request before the end of the current month to make sure you receive your payments by the subsequent month

I prayed it is hoped could money Praying Praying Praying Praying Praying 

 


Next Page »


Google

Technorati Profile